kenapa tuhan TIDAK PERNAH BERALASAN ?

Desember 24, 2013

Ketika suatu saat kita berada dalam lingkup permasalahan hidup, maka biasanya kita akan mencari-cari dan membuat-buat pernyataan demi ‘menyelamatkan’ keadaan dan eksistensi diri dari keterpurukan malu. inilah yang sering disebut sebagai ALASAN. mengapa permasalahan muncul? karena terjadi ketidakseimbangan antara angan dan kenyataan.

Diantara makhluk ciptaanNya yang seringkali beralasan adalah manusia.Manusia dianugerahi FIKIR, BUDI dan RASA. semua itu akhirnya membangun satu keinginan, asa, dan harapan yang disebut sebagai nafsu, (seringkali disebut pula sebagai kepentingan). karena memiliki kepentingan atas hidupnya ini, sehingga manusia akan sering ber alasan, membuat semua ‘tampak’ baik, indah dan bermakna. yang pada akhirnya itu hanya akan menipu makhluk lain. saking seringnya menipu sampai biasa,pada akhirnya tuhanpun akan menjadi ‘korban penipuan’ manusia.,hmm.. sungguh naif ya…, tuhan sang pencipta apapun ; sumber dari segala sumber,  kok ‘ditipu’ juga.., itulah manusia, yang semua semua serba dipikir, dan diambil hati.

Tuhan tidak pernah beralasan tentang apapun yang diciptakanNYA, karena diberikanNYA kebebasan kepada kita semua makhluk untuk mengambil hikmah atau makna nilai dari tiap kejadian yang ada dan muncul di depan indera., FIKIR digunakan untuk menjelajah alam semesta dengan berbagai cara yang diperkenankan, sedangkan HATI digunakan untuk meningkatkan ‘nilai’ dari hasil pemikiran dengan cara memperhalusnya, agar TIDAK MELUKAI makhluk lain., akhirnya BUDI, digunakan untuk menjalani segala ciptaanNYA dengan penuh rasa syukur..,

cukup dengan SYUKUR yang bersungguh-sungguh, niscaya kita tidak akan beralasan lagi kepada diri sendiri,makhluk lain, alam dan bahkan tuhan…

# salam spiritual #

 

tuhan = sumber dari segala sumber

November 20, 2013

Jika kita berada di gurun pasir yang panas, apa yang kita rasakan? panas terik., haus., lelah., berkeringat., dan segala yang tidak nyaman. kemudian apa yang kita pikirkan selanjutnya? mencari sumber air. bila menemukan akan segera meminumnya dan menyegarkan diri dengan keberadaannya., dan kemudian hilanglah segala yang dirasakan sebelumnya.., setelah semua segar, apa juga yang kita lakukan dan pikirkan? pernahkah kita berpikir siapa yang membuat sumber air di gurun pasir? untuk apa sebenarnya gurun pasir ada? sampai pada mampukah  kita bersyukur tentang keberadaan keduanya ( gurun dan sumbernya)?

Gurun pasir dan sumber air (oase) adalah dua hal yang sangat jauh berbeda, namun mengapa diletakkan bersamaan di satu lokasi? bermusuhankah? ternyata tidak!! kedua hal itu ditempatkan dalam satu lokasi, yaitu : saling memberikan manfaat dari masing-masing keunggulannya. Gurun adalah : sumber pasir ; sementara oase adalah sumber air.., manfaat keduanya adalah : kita akan menemukan arti dan makna terik ketika berada disana., dan kita akan menemukan arti ” menemukan_berhasil. kenapa menemukan? karena kita mencari? kenapa berhasil? karena kita berproses. berhasil menemukan adalah kata yang tidak terpisahkan dari proses pencarian. dua hal yang berbeda tetapi bersama muncul. itulah yang disebut sebagai SUMBER.,

tuhan adalah pencipta alam semesta ini. DIA adalah sumber segala sumber pencipta gurun dan oasenya. di dalamNYA adalah kontroversi yang bersamaan hadir., DIA adalah sumber masalah ketika ( bencana alam melanda ) bahkan ada yang menyatakan tuhan sedang marah., namun DIA akan menjadi sumber solusi ketika ( bantuan para dermawan tiba).,kenapa tidak disebut sebagai tuhan sedang berbahagia? itulah tuhan. KONTROVERSI bersamaan HADIR. adalah hakikat dari sumber segala sumber.,dengan penyampai ini : Lam Alif Ha’ iL ‘Ayyah maka segala yang kita ingin akan LANGSUNG kepada sumbernya.,

<<<salam spiritual>>>

 

TUHAN itu DEKAT

Oktober 8, 2013

” jika kau mendekat kepadaKU dengan berjalan, maka AKU akan mendekat kepadamu dengan berlari.., sesungguhnya AKU tidak lebih jauh dari sejengkal urat lehermu #…hadits_qudsi ( yang diyakini sebagai firman tuhan yang TIDAK TERTULIS dalam kitab suci.

Kalau demikian pernyataan tuhan, maka dapat disimpulkan bahwa tuhan ternyata dekat dengan umatNya., Jika maju (sejengkal_dari urat leher) berarti di bawah bibir, jika kesamping berarti ke pundak, jika ke atas berarti ke akal/fikir, jika ke belakang berarti di tengkuk, jika ke bawah berarti di ulu hati., tahu maknanya? mari kita kupas lebih dalam.

Berarti tuhan mestinya ada di fikiran, di lisan, di tanggung jawab, dan di hati kita, karena sungguhnya DIA dekat. tuhan berada dimanapun.

Kita tidak perlu berteriak, tidak perlu bersuara keras, meminta tuhan mengabulkan doa-doa kita, karena sesungguhnya DIA yang selalu kita fikirkan, kita ucapkan, dan kita segani. dan DIA dekat..,saking dekatnya, DIA TIDAK DIMANA-MANA selain DI DALAM KITA., sehingga pada akhirnya tuhan itu satu : DEKAT.., yang berarti ” menyatu ” berada dalam diri ini, karena “kedekatan” itu.,

huallahualam bii shawabb..,

KEBENARAN VS KENYATAAN  (sebuah pandangan HAKIKAT)Benar adalah :

Juli 1, 2013

Originally posted on SPIRITUALOGI:

KEBENARAN VS KENYATAAN  (sebuah pandangan HAKIKAT)

Benar adalah : ketika sesuatu disampaikan dengan tanpa direkayasa, tanpa dibuat-buat, tanpa berlebihan., sesuatu yang dilakukan tanpa pamrih apapun adalah kebenaran. “kamu jangan berbohong kepadaku ya? awas kamu !.. ini adalah salah satu contoh pernyataan ketidakpuasan karena telah terjadi rekayasa., jadi, kebenaran berhubungan dekat dengan kejujuran., meski kadangkala sulit dilakukan, tapi kedua (jujur untuk benar.red) hal ini kadangkala msti jg dilakukan..,

Kenyataan adalah : sesuatu yang ter inderawi., artinya dapat dinikmati dengan panca indera. kenyataan berhubungan dekat dengan kesetiaan. setia tidak pernah muncul secara kasat mata, namun dia akan dapat dirasakan oleh jiwa dan batin kita.,

huallahualam bii shawab

 

 

View original

KEBENARAN VS KENYATAAN  (sebuah pandangan HAKIKAT)Benar adalah :

Juli 1, 2013

KEBENARAN VS KENYATAAN  (sebuah pandangan HAKIKAT)

Benar adalah : ketika sesuatu disampaikan dengan tanpa direkayasa, tanpa dibuat-buat, tanpa berlebihan., sesuatu yang dilakukan tanpa pamrih apapun adalah kebenaran. “kamu jangan berbohong kepadaku ya? awas kamu !.. ini adalah salah satu contoh pernyataan ketidakpuasan karena telah terjadi rekayasa., jadi, kebenaran berhubungan dekat dengan kejujuran., meski kadangkala sulit dilakukan, tapi kedua (jujur untuk benar.red) hal ini kadangkala msti jg dilakukan..,

Kenyataan adalah : sesuatu yang ter inderawi., artinya dapat dinikmati dengan panca indera. kenyataan berhubungan dekat dengan kesetiaan. setia tidak pernah muncul secara kasat mata, namun dia akan dapat dirasakan oleh jiwa dan batin kita.,

huallahualam bii shawab

 

 

Membangun sukses dengan mantra,doa atau pusaka?

Juni 16, 2013

Orang. selalu berbisik pada diri dan tuhannya sebelum melakukan segala aktifitasnya, bahkan ada yang harus membawa “sesuatu” di dompetnya (kemudian disebut pusaka) agar semua keadaan dan keinginannya lancar tanpa kendala apapun dan agar DIJAMIN keselamatannya.., segala aktifitas yang dilakukan manusia sesungguhnya berujung pada satu kata, dan semua orang mendambakan kata itu akan datang menghampiri dirinya. adalah Sukses. setiap manusia mendambakannya, mengelu-elukannya, bahkan ada sebagian lain lagi yang mendewakan kata itu, sehingga APAPUN akan dilakukannya untuk mewujudnyatakan keinginannya itu ; belajar dengan tekun, bekerja keras, berfikir secara rinci, hingga seringkali kita melupakan apa yang menjadi ‘hak’ tubuh ini (istirahat_red), hanya karena satu idealisme MEWUJUDKAN KEsuksesAN.,mari kita cari tahu apa sebenarnya makna kesuksesan itu? bagaimana sukses yang benar? dan apa saja yang mempengaruhi kesuksesan itu.,sukses = berhasil(ind_red)., jadi, sukses sesuai terjemahan Bahasa Indonesianya adalah keberhasilan “….. pencuri itu berhasil membawa hasil curiannya, kemudian polisi berhasil menangkapnya…” berada pada satu kalimat yang sama namun berbeda makna. Berhasil versi pencuri karena dia membawa barang curiannya tanpa terlihat siapapun ; kemudian berhasil versi polisi karena dia menangkap tangan sang pencuri., lantas sesungguhnya siapa diantara keduanya yang tadi sebelum melakukan kegiatannya berbisik pada tuhannya agar berhasil? pencurikah/polisikah?  jika dirunut berarti sesungguhnya kedua pelaku ini tadi telah meminta pada tuhan agar dimudahkan, karena mereka memiliki kepentingannya masing-masing.

“….yaa tuhan kami, berikan kami kekuatan untuk menjemput rejeki kami, agar kami mampu membeli rumah seharga 3M demi ……..bla bla bla”..,ketika ada seorang anak yang tiba-tiba kejang, mengumpat mencaci dan berperilaku “tidak biasa” yang bahkan melupakan siapa diri sejatinya, orang menyebut dia sedang kesurupan., kemudian paranormal akan membacakan mantra berikut ini :

“…Sihir lontar pinang lontar ; terletak diujung bumi ; Setan buta jembalang buta  ; aku sapa tidak berbunyi….bwahhh” (sambil menyembukan kunyahan kelapa dimulutnya) yang pada akhirnya si anak itu sembuh.,

apa perbedaan kedua kalimat diatas?  adalah doa dan mantra., Doa = kalimat yang terucap untuk tuhan dengan harapan terkabulnya permohonan dan segala macam harapan. Mantra = kalimat yang terucap dengan deret kata ataupun pola ucap yang sama, untuk memunculkan kekuatan tertentu demi terwujudnya harapan. mirip kan? berbeda tentunya. Doa dipanjatkan untuk tuhan, Mantra dilafalkan untuk makhlukNya., secara hakiki bagaimana akhirnya membangun kesuksesan itu? dengan doa, mantra atau pusaka? silakan anda memilih dengan cara pandang kita masing-masing tentang kesuksesan itu sendiri., karena berhasil itu ternyata MILIK SIAPAPUN… Huallahualam…salam spiritual

SPIRITUAL antara kepercayaan dan keyakinan

April 29, 2013

saya seorang muslim ; saya seorang nasrani ; saya seorang hindu, dan selanjutnya…,ketika bebicara tentang agama, semua orang akan bicara pula tentang keyakinannya. tuhannya, siapa saja yang berada dalam ‘bingkai’  kepercayaannya? apa yang akan terjadi dengan kepercayaan dan keyakinan itu? lantas bagaimana jika seorang TIDAK PERCAYA dengan semua hal yang berhubungan dengan keyakinan itu? kemudian pula muncullah banyak kata yang kadangkala taksa makna, tan wujud, berhubungan eratt sekali dengan hal2 yang tidak nyata (terinderawi.red)

Kepercayaan adalah tindakan seseorang dimana dia akan patuh pada suatu pernyataan,yang terinderawi..saya percaya bahwa bensin akan menghidupkan mesin motor saya dan kemudian motor itu akan mampu berjalan. Saya percaya jika saya membawa banyak uang maka saya akan dihormati dan disegani banyak orang. Saya percaya kalau kedua orang yang sudah tua di rumah itu adalah orang tua saya., dan banyak hal lain yang membuat kita percaya pada sesuatu..

tapi…. setelah kita percaya apakah kemudian kita akan meyakini nya? itulah pertanyaan berikutnya yang muncul berhubungan dengan kepercayaan. saya percaya dengan bensin, tapi saya tidak yakin kalau itu satu2nya yang bisa menggerakkan motor saya. Saya percaya bahwa mereka adalah orangtua saya, tapi saya kurang yakin, karena perilaku mereka terhadap saya seperti itu, dan lain sebagainya. Banyak pertanyaan yang sering muncul dari dalam diri yang kadang TIDAK MUDAH dijawab.,

Keyakinan adalah tindakan seseorang, karena kepatuhan pada kepercayaannya tanpa harus terinderawi. Jadi sesungguhnya keyakinan itu muncul karena sudah terjadi kepercayaan terlebih dahulu. Saya yakin kalau yang hidup pasti mati. Saya yakin yang mati pasti tidak akan kembali hidup. Saya yakin kalau saya akan mampu menyelesaikan masalah ini, karena saya telah berusaha juga berdoa.,

kata Doa TIDAK PERNAH akan terlepas dari yakin, meyakini, dan keyakinan. jadi, simpulannya adalah : bahwa kepercayaan TIDAK MESTI BERDOA, jika keyakinan berhubungan ERAT dengan BerDOA.,

selanjutnya, dibagian lain tulisan ini, akan kita bahas tentang apa sebenarnya DOA itu.., salam…

 

 

 

BERDOA PUN MESTI BERHATI-HATI

Januari 10, 2012

Berdoa adalah ‘meminta’ kepada sang khalik, sang pencipta, yang maha memiliki..doa dimohonkan, karena kita memiliki suatu kepentingan dan kita merasa sudah ‘mentog’ dengan cara-cara logika, posibilitas, dan secara nalar sudah tidak mampu lagi kita pikirkan bahkan lakukan.

intinya, jika suatu masalah terjadi dalam hidup manusia dan dia (manusia) sudah tidak mampu lagi menyelesaikannya, maka dia akan berdoa (meminta) pada penciptanya untuk membantu menyelesaikan segala permasalahan hidupnya itu. Jika kita punya malu, mestinya kita JANGAN meminta tuhan membantu menyelesaikan masalah hidup kita. tuhan bertanggung jawab atas hidup umatNya, namun DIA tidak akan menyelesaikan masalah hidup yang menimpa umatNya.

mengapa demikian?

ya…, karena masalah hidup kita yang ‘membuat’ adalah kita manusia (bukan tuhan). karena yang membuat masalah kita, berarti yang seharusnya menyelesaikan semuanya mestinya juga kita. Bukan tuhan kan?….

tiap masalah dalam hidup selalu memuat : Logika dan Emosi., Logika digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan akal pikiran yang sehat agar ketemu jalan keluarnya, dirunut dari akar masalahnya, dari masa lalunya. Emosi digunakan untuk ‘memperhalus’  keadaan..,dari itu,

doa yang bermuatan emosi TIDAK akan DIKABULKAN oleh tuhan. tahukah kita bahwa emosi merupakan bagian dari ‘nafsu’? dan nafsu itulah yang membuat manusia “terusir” dari syurga…,

“yaa tuhanku, aku ingin rumah mewah seharga 3M agar aku tidak malu dengan tetanggaku…”

“yaa tuhanku, aku ingin mobil mercedes itu menghiasi halaman rumahku…,” bla bla bla

pernyataan diatas adalah contoh dari doa yang TIDAK akan pernah DIKABULKAN oleh tuhan…, mari kita ubah dua pernyataan itu menjadi sesuatu yang bermakna ketuhanan dan memanfaati semua umat.., maka sesungguhnya doa itu adalah pernyataan yang benar dan berorientasi pada kemanfaatan, niscaya akan DIKABULKANNya…

“yaa tuhanku, aku ingin sekedar rumah yang beratap, dan berdinding, agar aku mampu menjaga keluargaku dari segala cuaca dan bahaya”

“yaa tuhanku, aku ingin semua yang kuupayakan ini menjadi barakah,manfaat dan segala kebaikan dan bukti keberadaanMu”……

 

lebih damai kan? maka marilah kita berdoa dengan rendah diri, dan berhati-hati karena sesungguhnya tuhan mendengar dan mengabulkan segala permintaan….

………Salam…….

SPIRITUAL DAN RITUAL

September 25, 2011

Spiritual adalah keyakinan (kekuatan batin) terhadap tuhan, sedangkan Ritual adalah : cara,tanda, simbol,lambang tentang ketuhanan yang dapat membangkitkan kekuatan kepercayaan. Spiritual lebih merujuk pada batin,mental dan kejiwaan seorang umat tuhan, dan Ritual lebih mengacu pada kegiatan fisik demi kepentingan ketuhanan.

Doa yang kita haturkan kepada tuhan tidak akan ‘mewujud’ menjadi satu kenyataan jika kita tidak meyakininya. Perwujudan doa adalah terjemahan dari kekuatan keajaiban batiniah seorang umat kepada Rabb nya. Seringkali kita merasa bahwa doa kita jarang ‘dikabulkan’oleh tuhan. Jika kita mau berpikir dan berintrospeksi diri, doa yang gagal kabul karena : 1. hal itu diluar kemampuan fisik kita, 2.kita belum waktunya diberikan ‘kenyataan’ berupa pengabulan doa,sebab dimungkinkan kita akan kesulitan mengatur diri. Doa adalah media ritual, jika kita meyakini doa itu akan terkabul karena masuk akal, berarti kita sudah sekaligus melaksanakan kegiatan spiritualitasnya.

ciri doa yang akan dikabulkan antara lain : 1.  kita berangkat dari ‘mimpi’ yang jelas tujuannya

2. kita mampu melaksanakan mimpi itu dengan benar

3. kita berpusat pada satu tujuan

4. kita yakin dengan yang kita lakukan

5. bersungguh-sungguh dalam berusaha mewujudkan doa itu

Apapun ibadah dan ritual yang kita lakukan, dengan jalan apapun dan bahkan syarat semahal apapun, jika kita tidak meyakininya dengan sepenuhnya keyakinan, maka keajaiban tidak akan muncul. Dari itu, mari kita pahamkan diri tentang kedua hal ini dengan merenungkannya secara istiqamah. huallahualam bii shawab

merenunglah

April 14, 2011

menyendiri,berdiam diri,dan keluarlah dari segala rutinitas kegiatan, keseharian,serta carilah tempat yang nyaman untuk membangkitkan energi positif yang akan memunculkan segala tentang ide, dan pemikiran demi kemanfaatan diri dan lingkungan…


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.