Berguru Logika kepada Alam

Maret 5, 2018

…….., Beberapa waktu terakhir ini, banyak kita lihat kejadian alam yang luar biasa, diluar praduga manusia, # makhluk berlogika # manusia berakal pikiran, dengan akal pikirannya mampu mencipta & menemukan alat pemudah kepentingan kehidupannya, # itulah yang membedakan manusia dengan makhluk lain # di alam ini.., Kemudian apa yang manusia lakukan terhadap alam ternyata berbalik…,

Penemuan dan penciptaan alat pemudah hidup itu justru merusak dan menghancurkan alam,…pdhl manusia menganggapnya ” mengelola “., apa iya mengelola harus dengan cara merusaknya? Rapi bukan bahasa alam, kotor bukan bahasa tuhan.,

Alam tidak mengenal kerapian, kebersihan ; pada alam, semua ada atau bahkan tidak ada akan diterimanya…begitu tulus kan? Tanah tidak pernah protes ditanami ganja, air tidak pernah protes di renangi deterjen, udara tidak pernah demo diterbangi asap, begitulah ketulusan alam., darimana ganja, deterjen & asap? Hasil sisa pengelolaan manusia kan?ganja berguna untuk bius pasien sakit yang akan dioperasi, deterjen akan membersihkan pada pakaian kotor kita, asap keluar dari seluruh alat transportasi dan dapur rumah kita.,

Alam akan menerima dengan lapang dada selapang samudra, tulus tanpa meminta apapun., yang dikehendakinya hanyalah KESEIMBANGAN antara bersih kotor, Dia memanasdinginkan keadaan sesuai sisa yang kita manusia perbuat., namun apa yang akan Alam lakukan jika KESEIMBANGAN tidak terwujud? Dia akan bergejolak , BUKAN MEMBANGKANG ,

Menurut bahasa manusia, pembangkangan alam akan menjadikan BENCANA, alam bukan membangun bencana, dia menyeimbangkan saja, alam tidak marah..,

Jangan berprasangka buruk kepada alam atas apa yang menimpa kita manusia, karena dia bukan pelestari perasaan kita, dia penyeimbang perasaan dan logika kita, maka seyogianya mari kita berguru kepada alam, bukan untuk berfikir bagaimana peristiwa alam terjadi., tapi mari.berfikir bagaimana membuat alam ini menjadi seimbang, lebih baik kita yang berfikir, daripada kita pasrah pada alam untuk menyeimbangkannya,.kita peduli pada alam dia akan peduli, kita lepas tangan, maka alam akan mengelola keadaannya sendiri, yang didalamnya ternyata ada keadaan yang tidak enak bagi kita ; kita kehilangan orang yang kita sayang, segala kekayaan yang kita usahakan selama ini, kesehatan yang selama ini kita jaga, bahkan nyawa yang selama ini kita rawat keberadaannya….

Mari berINTROSPEKSI diri dalam keadaan yang TULUS, agar kita menemukan manfaat dari hasil pemikiran dan perilaku kita terhadap alam……

Salam Spiritual..

Iklan

KUN faYaa KIN

Januari 21, 2017

Salam….,

Kejadian #bukan peristiwa# bahkan keberadaan #bukan keadaan#  sesuatu di dunia ini tidak akan pernah terlepas dari proses. kejadian atau peristiwa adalah proses me+ JADI+ kan  sama dengan meng+ADA+kan. ADA sering diartikan sebagai : nyata ; dapat dilihat, disentuh, dirasa dan terinderawi.  Proses memuat segala kemampuan, kesulitan, rintangan dan segala hal berat dalam perjalanan kehidupan manusia. setiap awal pasti akan berproses, dan setiap proses pasti akan berakhir. kemudian pertanyaan yang muncul adalah : bagaimana mengawali proses? dari ada atau justru dari tidak ada?

Hidup adalah hal panjang yang dilalui dari waktu ke waktu., manusia hidup dalam rangkaian waktu demi pengabdian dirinya kepada tuhan yang disebut dengan Ibadah. Jadi, Ibadah adalah proses dari waktu ke waktu yang dilalui manusia sebagai wujud nyata pengabdiannya kepada sang pencipta., kenapa pencipta? karena tuhan TIDAK PERNAH BERPROSES, tuhan selalu mengadakan segalanya dengan tiba- tiba.; tidak perlu berproses pelan-pelan, apalagi berfikir seperti kita manusia. itulah yang disebut KUN. Kun = jadi, tiba-tiba ada. yaaaa begitulah, namanya juga tuhan, maka tuhan disebut sebagai sang pencipta  bukan sang pembuat. karena DIA mengadakan dengan tiba-tiba., ingatlah, bahwa tuhan menciptakan segalanya delam keadaan yang sepenuhnya bermanfaat tanpa kesia-siaan. Gunung tercipta sebagai “pupuk alami ” bagi hamparan seluruh bumi, penumbuh subur segala sayuran yang bila manusia memakannya akan sehatlah dia., Laut sebagai penyedia segala sumber protein nabati, yang bila manusia memakannya maka kuatlah dia.,

Lain halnya dengan manusia., dia membuat apapun selalu mesti diawali dengan ADA, meski prosentasenya dimulai dari yang jumlahnya sedikit.1.kita ingin mempercepat perjalanan misalnya, kemudian muncullah : sepeda, motor, mobil, bahkan pesawat terbang., itu semua adalah buatan manusia.  2. manusia membuat, bukan mencipta. karena di dalamnya terdapat PROSES dan urutan serta kronologi kejadiannya., 3. manusia membuat karena kepentingannya.setelah kepentingan terpenuhi, pastilah menjadi sia-sia hasil buatannya itu., sudah berdasar kepentingan, dihitung dengan teliti, pun seringkali tetap terjadi kesalahan dan kegagalannya. kenapa demikian?

Hal utama dalam proses perjalanan hidup manusia agar mampu membuat dan mengadakan suatu yang bermanfaat adalah keyakinan., mampu membuat manfaat berarti mampu mewujudnyatakan pengabdian kepada tuhan. dengan keyakinan, segala suatu yang sia-sia akan sirna dengan sendirinya, karena tertutup oleh nilai manfaatnya. Keyakinan menumbuhkan semangat, kekuatan dan kemampuan. maka marilah kita sebagai manusia meningkatkan keyakinan terhadap kemampuan diri, bukan untuk bercongkak hati, namun untuk mengheningkan cipta dan menyadari segala kekurangan kita sebagai ciptaanNya,…, Bukan Sang Pembuat…..,

salam spiritual

 

Tuhan ku Ayah Bunda ku

Juni 12, 2015

Ketika kita angkat materi tentang tuhan, banyak yang menyatakan bahwa tuhan itu Ghaib,,itu berarti pula bahwa tuhan TIDAK KASAT INDERAWI., tidak terlihat, tidak terdengar, bahkan tidak teraba dan tersentuh. jika tuhan itu ghaib, kenapa menciptakan makhluk nyata seperti kita manusia, binatang, tanaman, bahkan alam semesta? apa yang tuhan mau dari penciptaanNYa semua itu? pastinya adalah : BERIBADAH.., ketika kita cermati bagaimana BERIBADAH? sesungguhnya adalah : membuat sebesar-besarnya manfaat..,

Tuhan itu ada, nampak, maujud, dan bisa disentuh diraba., bagaimana bisa? iya.., karena sesungguhnya tuhan adalah ayah bunda kita., hingga pepatah mengatakan ” surga ada di telapak kaki ibu ” ini  bukan bahasa kiasan semata. ini adalah kebenaran hakiki.,

mari kita bahas ; ayah bunda adalah sosok yang telah “mewakili perwujudan tuhan” karena merekalah kita dapat terlahir di atas bumi ini,  bagaimana kita akan dapat melihat isi alam semesta dan jagad raya ini jika tidak terlahir lebih dahulu? berada dimanakah kita sebelum terlahir? alam Gharba : alam gelap dalam kandungan ibu., sebelum ibu kita mengandung bersama siapakah beliau? jawabnya ayah.., itulah tuhan kita yang maujud., nampak., dan benar secara inderawi., dari itu, agar nilai hidup kita di dunia ini sempurna di hadapan tuhan : maha kuasa, marilah secara khusus kita taat dan patuh kepada ” tuhan kita ” yaitu ayah bunda, barulah kita berbuat sebesar-besar manfaat bagi alam semesta, sehingga surga dan kedamaian akhirat terbuka untuk kita dan keturunan kita kelak kemudian waktu..,

# tulisan ini saya persembahkan untuk ayahanda tercinta : Sang Guhru Prawita., yang telah meninggalkan kami pada Rabu Pahing, 13/5/2015 08.00 wib, dengan segala perjuangan dan pengabdiannya kepada kami semasa hidupnya. selamat jalan ayah., semoga perjalanan panjangmu penuh pemandangan indah dan membahagiakanmu.,

semoga tulisan ini menjadi bahan perenungan bagi kita semua, agar makin mendekatkan diri kepada ” tuhan kita ” yaitu ayah bunda….

salam spiritual

kenapa tuhan TIDAK PERNAH BERALASAN ?

Desember 24, 2013

Ketika suatu saat kita berada dalam lingkup permasalahan hidup, maka biasanya kita akan mencari-cari dan membuat-buat pernyataan demi ‘menyelamatkan’ keadaan dan eksistensi diri dari keterpurukan malu. inilah yang sering disebut sebagai ALASAN. mengapa permasalahan muncul? karena terjadi ketidakseimbangan antara angan dan kenyataan.

Diantara makhluk ciptaanNya yang seringkali beralasan adalah manusia.Manusia dianugerahi FIKIR, BUDI dan RASA. semua itu akhirnya membangun satu keinginan, asa, dan harapan yang disebut sebagai nafsu, (seringkali disebut pula sebagai kepentingan). karena memiliki kepentingan atas hidupnya ini, sehingga manusia akan sering ber alasan, membuat semua ‘tampak’ baik, indah dan bermakna. yang pada akhirnya itu hanya akan menipu makhluk lain. saking seringnya menipu sampai biasa,pada akhirnya tuhanpun akan menjadi ‘korban penipuan’ manusia.,hmm.. sungguh naif ya…, tuhan sang pencipta apapun ; sumber dari segala sumber,  kok ‘ditipu’ juga.., itulah manusia, yang semua semua serba dipikir, dan diambil hati.

Tuhan tidak pernah beralasan tentang apapun yang diciptakanNYA, karena diberikanNYA kebebasan kepada kita semua makhluk untuk mengambil hikmah atau makna nilai dari tiap kejadian yang ada dan muncul di depan indera., FIKIR digunakan untuk menjelajah alam semesta dengan berbagai cara yang diperkenankan, sedangkan HATI digunakan untuk meningkatkan ‘nilai’ dari hasil pemikiran dengan cara memperhalusnya, agar TIDAK MELUKAI makhluk lain., akhirnya BUDI, digunakan untuk menjalani segala ciptaanNYA dengan penuh rasa syukur..,

cukup dengan SYUKUR yang bersungguh-sungguh, niscaya kita tidak akan beralasan lagi kepada diri sendiri,makhluk lain, alam dan bahkan tuhan…

# salam spiritual #

 

tuhan = sumber dari segala sumber

November 20, 2013

Jika kita berada di gurun pasir yang panas, apa yang kita rasakan? panas terik., haus., lelah., berkeringat., dan segala yang tidak nyaman. kemudian apa yang kita pikirkan selanjutnya? mencari sumber air. bila menemukan akan segera meminumnya dan menyegarkan diri dengan keberadaannya., dan kemudian hilanglah segala yang dirasakan sebelumnya.., setelah semua segar, apa juga yang kita lakukan dan pikirkan? pernahkah kita berpikir siapa yang membuat sumber air di gurun pasir? untuk apa sebenarnya gurun pasir ada? sampai pada mampukah  kita bersyukur tentang keberadaan keduanya ( gurun dan sumbernya)?

Gurun pasir dan sumber air (oase) adalah dua hal yang sangat jauh berbeda, namun mengapa diletakkan bersamaan di satu lokasi? bermusuhankah? ternyata tidak!! kedua hal itu ditempatkan dalam satu lokasi, yaitu : saling memberikan manfaat dari masing-masing keunggulannya. Gurun adalah : sumber pasir ; sementara oase adalah sumber air.., manfaat keduanya adalah : kita akan menemukan arti dan makna terik ketika berada disana., dan kita akan menemukan arti ” menemukan_berhasil. kenapa menemukan? karena kita mencari? kenapa berhasil? karena kita berproses. berhasil menemukan adalah kata yang tidak terpisahkan dari proses pencarian. dua hal yang berbeda tetapi bersama muncul. itulah yang disebut sebagai SUMBER.,

tuhan adalah pencipta alam semesta ini. DIA adalah sumber segala sumber pencipta gurun dan oasenya. di dalamNYA adalah kontroversi yang bersamaan hadir., DIA adalah sumber masalah ketika ( bencana alam melanda ) bahkan ada yang menyatakan tuhan sedang marah., namun DIA akan menjadi sumber solusi ketika ( bantuan para dermawan tiba).,kenapa tidak disebut sebagai tuhan sedang berbahagia? itulah tuhan. KONTROVERSI bersamaan HADIR. adalah hakikat dari sumber segala sumber.,dengan penyampai ini : Lam Alif Ha’ iL ‘Ayyah maka segala yang kita ingin akan LANGSUNG kepada sumbernya.,

<<<salam spiritual>>>

 

TUHAN itu DEKAT

Oktober 8, 2013

” jika kau mendekat kepadaKU dengan berjalan, maka AKU akan mendekat kepadamu dengan berlari.., sesungguhnya AKU tidak lebih jauh dari sejengkal urat lehermu #…hadits_qudsi ( yang diyakini sebagai firman tuhan yang TIDAK TERTULIS dalam kitab suci.

Kalau demikian pernyataan tuhan, maka dapat disimpulkan bahwa tuhan ternyata dekat dengan umatNya., Jika maju (sejengkal_dari urat leher) berarti di bawah bibir, jika kesamping berarti ke pundak, jika ke atas berarti ke akal/fikir, jika ke belakang berarti di tengkuk, jika ke bawah berarti di ulu hati., tahu maknanya? mari kita kupas lebih dalam.

Berarti tuhan mestinya ada di fikiran, di lisan, di tanggung jawab, dan di hati kita, karena sungguhnya DIA dekat. tuhan berada dimanapun.

Kita tidak perlu berteriak, tidak perlu bersuara keras, meminta tuhan mengabulkan doa-doa kita, karena sesungguhnya DIA yang selalu kita fikirkan, kita ucapkan, dan kita segani. dan DIA dekat..,saking dekatnya, DIA TIDAK DIMANA-MANA selain DI DALAM KITA., sehingga pada akhirnya tuhan itu satu : DEKAT.., yang berarti ” menyatu ” berada dalam diri ini, karena “kedekatan” itu.,

huallahualam bii shawabb..,

KEBENARAN VS KENYATAAN  (sebuah pandangan HAKIKAT)Benar adalah :

Juli 1, 2013

SPIRITUALOGI

KEBENARAN VS KENYATAAN  (sebuah pandangan HAKIKAT)

Benar adalah : ketika sesuatu disampaikan dengan tanpa direkayasa, tanpa dibuat-buat, tanpa berlebihan., sesuatu yang dilakukan tanpa pamrih apapun adalah kebenaran. “kamu jangan berbohong kepadaku ya? awas kamu !.. ini adalah salah satu contoh pernyataan ketidakpuasan karena telah terjadi rekayasa., jadi, kebenaran berhubungan dekat dengan kejujuran., meski kadangkala sulit dilakukan, tapi kedua (jujur untuk benar.red) hal ini kadangkala msti jg dilakukan..,

Kenyataan adalah : sesuatu yang ter inderawi., artinya dapat dinikmati dengan panca indera. kenyataan berhubungan dekat dengan kesetiaan. setia tidak pernah muncul secara kasat mata, namun dia akan dapat dirasakan oleh jiwa dan batin kita.,

huallahualam bii shawab

 

 

Lihat pos aslinya

KEBENARAN VS KENYATAAN  (sebuah pandangan HAKIKAT)Benar adalah :

Juli 1, 2013

KEBENARAN VS KENYATAAN  (sebuah pandangan HAKIKAT)

Benar adalah : ketika sesuatu disampaikan dengan tanpa direkayasa, tanpa dibuat-buat, tanpa berlebihan., sesuatu yang dilakukan tanpa pamrih apapun adalah kebenaran. “kamu jangan berbohong kepadaku ya? awas kamu !.. ini adalah salah satu contoh pernyataan ketidakpuasan karena telah terjadi rekayasa., jadi, kebenaran berhubungan dekat dengan kejujuran., meski kadangkala sulit dilakukan, tapi kedua (jujur untuk benar.red) hal ini kadangkala msti jg dilakukan..,

Kenyataan adalah : sesuatu yang ter inderawi., artinya dapat dinikmati dengan panca indera. kenyataan berhubungan dekat dengan kesetiaan. setia tidak pernah muncul secara kasat mata, namun dia akan dapat dirasakan oleh jiwa dan batin kita.,

huallahualam bii shawab

 

 

Membangun sukses dengan mantra,doa atau pusaka?

Juni 16, 2013

Orang. selalu berbisik pada diri dan tuhannya sebelum melakukan segala aktifitasnya, bahkan ada yang harus membawa “sesuatu” di dompetnya (kemudian disebut pusaka) agar semua keadaan dan keinginannya lancar tanpa kendala apapun dan agar DIJAMIN keselamatannya.., segala aktifitas yang dilakukan manusia sesungguhnya berujung pada satu kata, dan semua orang mendambakan kata itu akan datang menghampiri dirinya. adalah Sukses. setiap manusia mendambakannya, mengelu-elukannya, bahkan ada sebagian lain lagi yang mendewakan kata itu, sehingga APAPUN akan dilakukannya untuk mewujudnyatakan keinginannya itu ; belajar dengan tekun, bekerja keras, berfikir secara rinci, hingga seringkali kita melupakan apa yang menjadi ‘hak’ tubuh ini (istirahat_red), hanya karena satu idealisme MEWUJUDKAN KEsuksesAN.,mari kita cari tahu apa sebenarnya makna kesuksesan itu? bagaimana sukses yang benar? dan apa saja yang mempengaruhi kesuksesan itu.,sukses = berhasil(ind_red)., jadi, sukses sesuai terjemahan Bahasa Indonesianya adalah keberhasilan “….. pencuri itu berhasil membawa hasil curiannya, kemudian polisi berhasil menangkapnya…” berada pada satu kalimat yang sama namun berbeda makna. Berhasil versi pencuri karena dia membawa barang curiannya tanpa terlihat siapapun ; kemudian berhasil versi polisi karena dia menangkap tangan sang pencuri., lantas sesungguhnya siapa diantara keduanya yang tadi sebelum melakukan kegiatannya berbisik pada tuhannya agar berhasil? pencurikah/polisikah?  jika dirunut berarti sesungguhnya kedua pelaku ini tadi telah meminta pada tuhan agar dimudahkan, karena mereka memiliki kepentingannya masing-masing.

“….yaa tuhan kami, berikan kami kekuatan untuk menjemput rejeki kami, agar kami mampu membeli rumah seharga 3M demi ……..bla bla bla”..,ketika ada seorang anak yang tiba-tiba kejang, mengumpat mencaci dan berperilaku “tidak biasa” yang bahkan melupakan siapa diri sejatinya, orang menyebut dia sedang kesurupan., kemudian paranormal akan membacakan mantra berikut ini :

“…Sihir lontar pinang lontar ; terletak diujung bumi ; Setan buta jembalang buta  ; aku sapa tidak berbunyi….bwahhh” (sambil menyembukan kunyahan kelapa dimulutnya) yang pada akhirnya si anak itu sembuh.,

apa perbedaan kedua kalimat diatas?  adalah doa dan mantra., Doa = kalimat yang terucap untuk tuhan dengan harapan terkabulnya permohonan dan segala macam harapan. Mantra = kalimat yang terucap dengan deret kata ataupun pola ucap yang sama, untuk memunculkan kekuatan tertentu demi terwujudnya harapan. mirip kan? berbeda tentunya. Doa dipanjatkan untuk tuhan, Mantra dilafalkan untuk makhlukNya., secara hakiki bagaimana akhirnya membangun kesuksesan itu? dengan doa, mantra atau pusaka? silakan anda memilih dengan cara pandang kita masing-masing tentang kesuksesan itu sendiri., karena berhasil itu ternyata MILIK SIAPAPUN… Huallahualam…salam spiritual

SPIRITUAL antara kepercayaan dan keyakinan

April 29, 2013

saya seorang muslim ; saya seorang nasrani ; saya seorang hindu, dan selanjutnya…,ketika bebicara tentang agama, semua orang akan bicara pula tentang keyakinannya. tuhannya, siapa saja yang berada dalam ‘bingkai’  kepercayaannya? apa yang akan terjadi dengan kepercayaan dan keyakinan itu? lantas bagaimana jika seorang TIDAK PERCAYA dengan semua hal yang berhubungan dengan keyakinan itu? kemudian pula muncullah banyak kata yang kadangkala taksa makna, tan wujud, berhubungan eratt sekali dengan hal2 yang tidak nyata (terinderawi.red)

Kepercayaan adalah tindakan seseorang dimana dia akan patuh pada suatu pernyataan,yang terinderawi..saya percaya bahwa bensin akan menghidupkan mesin motor saya dan kemudian motor itu akan mampu berjalan. Saya percaya jika saya membawa banyak uang maka saya akan dihormati dan disegani banyak orang. Saya percaya kalau kedua orang yang sudah tua di rumah itu adalah orang tua saya., dan banyak hal lain yang membuat kita percaya pada sesuatu..

tapi…. setelah kita percaya apakah kemudian kita akan meyakini nya? itulah pertanyaan berikutnya yang muncul berhubungan dengan kepercayaan. saya percaya dengan bensin, tapi saya tidak yakin kalau itu satu2nya yang bisa menggerakkan motor saya. Saya percaya bahwa mereka adalah orangtua saya, tapi saya kurang yakin, karena perilaku mereka terhadap saya seperti itu, dan lain sebagainya. Banyak pertanyaan yang sering muncul dari dalam diri yang kadang TIDAK MUDAH dijawab.,

Keyakinan adalah tindakan seseorang, karena kepatuhan pada kepercayaannya tanpa harus terinderawi. Jadi sesungguhnya keyakinan itu muncul karena sudah terjadi kepercayaan terlebih dahulu. Saya yakin kalau yang hidup pasti mati. Saya yakin yang mati pasti tidak akan kembali hidup. Saya yakin kalau saya akan mampu menyelesaikan masalah ini, karena saya telah berusaha juga berdoa.,

kata Doa TIDAK PERNAH akan terlepas dari yakin, meyakini, dan keyakinan. jadi, simpulannya adalah : bahwa kepercayaan TIDAK MESTI BERDOA, jika keyakinan berhubungan ERAT dengan BerDOA.,

selanjutnya, dibagian lain tulisan ini, akan kita bahas tentang apa sebenarnya DOA itu.., salam…